Kisah Inspiratif Mendorong Selalu Berbuat Baik

Kisah Inspiratif Mendorong Selalu Berbuat Baik

Kisah Inspiratif Mendorong Selalu Berbuat Baik , Seharusnya bila tiap manusia tetap lakukan kebaikan-kebaikan, baik pada diri kita atau seseorang. Dengan beberapa hal yang baik, karena itu tentunya akan membuat kehidupan di dunia ini akan bertambah lebih baik.

Tidak perlu jadi orang yang kaya untuk dapat berperan serta dalam tiap kebaikan-kebaikan yang ada. Serta dengan lakukan tindakan simpel atau yang kecil sekalinya, dapat berperanan banyak untuk lakukan perkembangan-perubahan yang berguna dalam kehidupan pribadi serta seseorang di seputar.

Nah di bawah ini ada banyak cerita-kisah inspiratif simpel yang bisa menggerakkan anda untuk selalu lakukan kebaikan-kebaikan pada siapa saja.

Lakukan Donor Darah

Satu hari, ada seorang wanita yang lakukan donor darah dalam satu pekerjaan amal. Sesudah mendonorkan darahnya, wanita itu langsung memakai bus untuk pulang ke tempat tinggalnya. Tetapi semasa perjalanan, dianya merasai ada suatu hal yang aneh. Wanita itu berasa pusing yang tidak tertahan, serta sampai pada akhirnya tidak sadarkan diri tidak tersadarkan diri di bis.

Hal itu tentu saja membuat semua penumpang di bis membantunya termasuk juga supir bis langsung mengganti jalur perjalanan ke arah rumah sakit paling dekat untuk hindari beberapa hal yang tidak diharapkan berlangsung.

Sebab tidak sadarkan diri itu, uang dan beberapa barang bernilai kepunyaannya keluar serta berhamburan kemana saja. Tetapi keadaan ini tidak membuat penumpang bis yang lain punya niat untuk bertindak kejahatan dengan ambil barang-barangnya. Semua beberapa barang di kembalikan tanpa yang menyusut sedikit juga.

Kebaikan donor darah yang dilaksanakan oleh seorang wanita itu kembali kepadanya dengan kebaikan supir bis yang mengantarnya ke rumah sakit paling dekat dan penumpang didalamnya yang kembalikan barang tanpa yang kurang.

Menawari Tempat Duduk Waktu Di Angkutan Umum

Ada seorang ingin pergi kerja dengan memakai bis. Peruntungan memihak padanya, karena waktu masuk bis dia langsung memperoleh tempat duduk.

Tidak dapat disangkal jika tempat duduk di semua transportasi umum menjadi sasaran dari semua penumpang. Ditambah lagi, jika banyak penumpang yang naik bis, tentunya mereka akan sama-sama rebut untuk menempati tempat yang kosong.

Sesudah perjalanan sesaat, semua tempat duduk di bis itu mulai penuh. Tidak berapakah lama, masuk seorang gadis dengan memakai high heels yang lumayan tinggi. Sebab semua tempat duduk di bis sudah penuh, harus gadis itu harus berdiri walau pada keadaan yang sebetulnya benar-benar tidak nyaman.

Saat itu juga orang itu memikirkan bila dirinya ada pada keadaan yang sama dengan gadis itu, yakni berdiri dalam bis dengan situasi memakai heels yang tinggi, pasti benar-benar tidak nyaman serta menyusahkan. Dengan demikian, orang itu tawarkan tempat duduknya untuk dikasih ke gadis itu. Gadis itu langsung tersenyum serta berterima kasih.

Masa datang, orang itu pergi kantor dengan memakai bis serta harus memakai heels. Tetapi tidak disangka, ada gadis yang lain yang tawarkan tempat duduknya pada orang itu.

Situasi di atas dapat dibuat untuk evaluasi , yakni bila memang diwajibkan menggunakan high heels ke kantor, seharusnya ubahlah dengan sandal atau flat shoes saat akan memakai angkutan umum. Sebab memakai high heels bukan hanya menyusahkan diri kita, tetapi akan mencelakakan seseorang yang ada disekitar kita.

Memberikan Sesuatu Kepada Yang Membutuhkan

Dalam satu hari, ada segerombolan beberapa anak sekolah yang ke ruang belakang sekolahnya saat waktu istirahat datang. Tentu saja hal itu akan membuat seseorang berasa berprasangka buruk menyaksikannya. Bisa orang curigai segerombolan anak itu lakukan hal yang tidak diharapkan seperti merokok.

Tetapi kenyataannya sangkaannya salah besar, rupanya beberapa anak sekolah itu sedang membagikan pakaian sisa serta makanan pada seorang bapak tunawisma yang umumnya seringkali berkeliaran di teritori sekolah.

Bila anda lihat tindakan beberapa anak itu tentunya akan turut terdorong hatinya untuk ikut menolong mengurangi beban tunawisma itu, kan?

Menanam Kebaikan Akan Memberi Kebaikan Pada Anda

Melakukan perbuatan kebaikan ke orang lain akan memberi buah yang baik di selanjutnya harinya. Makin banyak kebaikan simpel yang dilaksanakan, maka banyak pula kebaikan yang tiba pada Anda walau tidak tiba dengan cara langsung. Pokoknya, apa saja yang kita kerjakan akan mendapatkan balasan yang sesuai dengan.

Kapan terakhir kali kamu berdoa dan mengucapkan rasa syukur atas semua yang kamu miliki? Mungkin bukan hanya kamu saja, ada banyak sekali orang yang bahkan lupa akan hal ini, sebab hidup kita seringkali begitu sibuk dan mengabaikan banyak hal di dalam diri kita sendiri.

Sebagian besar orang akan selalu melihat kehidupan orang lain begitu mudah, begitu menyenangkan, begitu simpel, atau bahkan begitu beruntung. Bukan hanya orang lain saja yang kadang terlihat seperti itu, namun teman atau bahkan saudara kamu sendiripun juga bisa terlihat selalu “lebih sesuatu” daripada diri kamu sendiri. Kamu akan mulai sibuk menghitung semua yang dimilikinya, semua yang ada padanya dan tidak ada pada dirimu, atau bahkan semua hal yang terlihat begitu mudah untuk selalu dilaluinya. Lalu, apakah sebenarnya kamu sendiri tidak punya pekerjaan lain, selain hanya melihat dan menilai segala sesuatu yang dimiliki oleh orang lain?

Tidak ada yang salah ketika kamu melihat dan menyaksikan kelebihan dan juga keberuntungan orang lain, apalagi jika ternyata kamu bisa lebih bersemangat dan terpacu untuk menjadi lebih baik lagi dari saat ini setelah menyaksikan itu semua. Namun pada kenyataannya, hal seperti ini justru seringkali membuat kamu membandingkan dan menghitung semua kekurangan yang kamu miliki, tentunya ada banyak rutukan yang akan muncul di dalam hatimu, seperti: aku tidak secantik dia, aku tidak sepintar dia, aku tidak seberuntung dia, dan masih banyak keluhan yang lainnya.

Bukannya membenahi diri atas semua hal itu, kamu justru hanya terpaku dan menbayangkan jika kamu menjadi dia, atau menjadi seseorang yang “lebih” dari kamu saat ini. Kamu akan menghabiskan banyak waktu untuk melakukan hal yang tidak perlu ini, hingga rasa benci dan kesal kerap hingga di hatimu. Bukan hanya itu saja, biasanya hal ini akan dibarengi dengan rasa kecewa yang berlebihan kepada diri sendiri, sehingga kamu mulai menyalahkan diri sendiri dan menganggap dirimu tidak cukup baik dan sebanding dengan orang lain. Pemikiran seperti ini jelas salah, dan harus segera dihentikan!

Cobalah untuk menghargai dan menghormati dirimu sendiri, sebab kamu lebih daripada layak untuk hal seperti itu. Kamu juga bisa dan mampu untuk mengupayakan hidup serta berbagai hal lainnya yang kamu inginkan, jadi mulailah berusaha untuk segera berbenah. Pahamilah satu hal yang penting, bahwa kamu adalah pribadi terbaik dan memiliki kepribadian yang baik dan bisa mengantarkan kamu kepada langkah-langkah keberhasilanmu nanti.

Mulai saat ini, syukurilah apa yang telah kamu miliki, baik itu nikmat sehat atau bahkan berbagai hal lainnya yang selama ini tidak pernah kamu anggap sebagai sebuah berkat. Dengan begitu kamu akan merasa bebas dan tidak hidup di bawah bayang-bayang milik orang lain, sebab kamu juga memiliki banyak hal berharga lainnya yang tak kalah penting untuk selalu disyukuri olehmu. Nikmati saja apa yang kamu miliki saat ini, sehingga kamu bisa menjalani hidup dengan lebih bahagia dari sebelumnya. Jangan mengecilkan dirimu dengan cara melihat orang lain, sebab hal seperti ini akan selalu membuatmu surut dan terbebani.

Kamu pantas dan layak untuk selalu bahagia setiap saat, sebab jika bukan kamu, maka siapa lagi yang akan mengupayakan kebahagiaan itu untukmu?

Kisah Petugas Parkir Yang Puterinya Masuk UGM Merupakan Suatu Perjuangan

Untuk melakukan sesuatu percayalah jika sebuat proses tidak akan perah menghianati hasil. Dan ini yang dirasakan oleh petugas parkir Turino Junaidi (47) warga Rawa Simprug, Gorgol, Jakarta Selatan.

Penghasilan dari mengatur kendaraan yang parkir di Pasar Kebayoran Lama dengan upah per bulan Rp1,5 juta ditambah uang mengojek online dan mengantarkan sayur setiap hari tampaknya cukup sulit untuk bertahan hidup di ibukota. Apalagi untuk menyekolahkan anak hingga mencapai bangku perkuliahan, mungkin hampir tak terpikirkan.

“Intinya bekerja sekuat tenaga asal halal untuk anak-anak. Saya ingin anak-anak saya pendidikannya tinggi karena lewat jalan itulah kita bisa mengubah jalan hidup,” ungkapnya kepada KRJogja.com, Senin (4/6/2018).

Perjuangan tak kenal lelah itu kini seakan terbayar meski belum lunas. Puteri kedua Turino, Dea Mandasari (18) berhasil diterima masuk ke Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemampuan dan ketekunan belajar bahkan membawa Dea masuk dengan tanpa tes ke Kampus Biru itu.

Delapan semester, Dea Mandasari mendapat beasiswa Bidikmisi sehingga ia tak perlu membayar uang kuliah. Namun mahasiswi ini tetap masih harus berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya selama di Yogyakarta, termasuk membayar asrama tempat tinggal selama kuliah.

Cita-citanya pun hanya satu yakni bekerja sukses dan membangunkan rumah untuk keluarganya yang sampai saat ini masih mengontrak. “Saya harus bisa membalas apa yang bapak ibu sudah berikan selama ini. Saya akan berusaha sekuat tenaga menempuh pendidikan dan nantinya bekerja lebih baik,” ungkap gadis kelahiran 28 Mei 2000 ini.

Potret kehidupan Dea merupakan satu dari ribuan sosok anak bangsa yang lahir dari keluarga kurang mampu. Namun gadis ini berhasil membuktikan bahwa kemiskinan ataupun keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang meraih asa mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya.

Perubahan Seorang Mantan Narapidana Sukses Dengan Usahanya

Semua orang berhak untuk sukses dan berhasil di masa depan. Terlepas dari kisah kelam yang terjadi di kehidupan sebelumnya. Asal mempunyai niat yang kuat untuk berubah dan memperbaiki diri, niscaya semuanya akan dimudahkan jalannya oleh Tuhan sang Pencipta alam semesta ini. Hal inilah yang coba ditapaki secara perlahan oleh Asep Djuheri atau akrab disapa Heri Coet.

Belajar dari masa lalunya sebagai mantan narapidana, keberadaanya tak mudah di terima oleh masyararakat meski ia telah tobat. Yang miris, status residivis yang pernah melekat pada dirinya, menjadi penghalang terbesar untuk berkarya dan melakukan sesuatu yang positif di lingkungan masyarakat. Meski demikian, ia tak pernah surut berusaha. Seperti apa perjalanan suksesnya menggapai kehidupan yang lebih baik?

Narapidana Yang Tidak Pernah Kapok

Asep Djuheri merupakan narapidana yang keluar masuk penjara akibat perbuatannya. Sejak tahun 1995 melalui kejahatan yang ia lakukan hingga mendapat predikat sebagai residivis alias penjahat kambuhan yang berkali-kali masuk sel tahanan karena mengulangi perbuatan yang sama sehingga ketika ia keluar dari penjara sempat mendapatkan penolakan dari masyarakat sekitar.

Penolakan Di Lingkungan Masyarakat & Keluarga

Penolakan yang terjadi terhadap Asep Djuheri bukan saja di lingkungan masyarakat tetapi sakitnya perasaan ketika di tolak oleh keluarganya sendiri. Sang paman menolak menerima lamaran pekerjaan yang di ajukan lantaran kisah Asep yang sebelumnya mantan napi. “Saudara saya sendiri, yaitu paman saya saja tidak mau menerima saya menjadi pekerjanya karena status saya,” ucap asep. Lantaran penolakan tersebut Asep terpikir untuk mendirikan usahanya sendiri.

Perbaikan Diri Mendirikan Usaha

Asep pun mencoba untuk berwirasusaha dengan membuka beberapa bisnis. Ia pun menjalankan beberapa toko yang bergerak di berbagai bidang pekerjaan. Seperti kuliner, distro, desain grafis, olahraga kick boxing, dan motor sport. Yang unik, semua usaha tersebut dikelola oleh mantan narapidana.

Syarat Ketat Kepada Semua Karyawannya.

Mengingat masa lalunya yang tak lain adalah narapidana. Asep pun tak tanggung untuk menerima pegawai dengan latar belakang yang sama dengan kehidupannya dahulu. Ada napi kasus narkoba, pembunuhan, pencurian, hingga perampokan. Semuanya ditampung bekerja dengan syarat yang ketat. “Ada persyaratan jika ingin bergabung yaitu mantan narapidana dan harus berjanji tidak akan masuk ke dunia kriminal lagi,” kata Heri di Cafe X-Residivist.

Secara Perlaha Tetapi Pasti

Berangkat dari masa lalu yang datang dari keluarga broken home dan sempat terlibat kejahatan, Heri bertekad untuk berubah. Ia pun berkomitmen untuk mengembangkan sejumlah bisnis dan membantu mantan narapidana agar bisa diterima masyarakat. Terbukti, sejumlah pakaian yang dihasilkan dari usaha distro miliknya, telah dipasarkan di lapas dan rutan Kota Bandung. Tak hanya itu, ia juga bertekad untuk menyekolahkan adik-adiknya agar sukses di masa depan.

3 Hal Penting Orang Sukses & Untuk Orang Yang Tak Mengeluh

Buat sebagian orang tentu kesuksesan adalah tujuan utama dari hidup. Namun betapa susahnya proses perjalanannya. Kalanya tidak semua yang dapat melewati hal tersebut. Atau tidak semua bisa bertahan hingga akhir. Dan sebuah penantian besar jika berhasil bahwa sebuah proses tidak akan menghianati hasil.

Jadi apa yang akan anda lakukan agar menjadi orang yang sukses ?

  1. Jangan Pernah Takut Untuk Jatuh
  2. Ketika Anda Terjatuh, Jangan Cepat Putus Asa
  3. Jadikan Pelajaran Berharga Ketika Dirimu Jatuh

Jangan Pernah Takut Untuk Jatuh

Jika kamu sudah melakukan yang terbaik dan masih gagal, mungkin sekarang memang belum waktunya. Tapi ingat, kerja kerasmu tidak akan pernah mengkhianati hasilnya. Mungkin suatu saat nanti, kegagalanmu itu yang akan menghantarkanmu kepada keberhasilan. Semua yang terjadi dalam kehidupan tidak ada yang namanya kesia-siaan Percayalah.

Manusia adalah manusia yang memiliki segudang keterampilan dan kemampuan. Tapi selama kamu tidak berani mencobanya kamu tidak tahu dimana sampai dimana batas kemampuanmu. Kamu juga tidak tahu bahwa sebenarnya kemampuanmu di luar imajinasimu, jadi, jangan takut untuk mencoba sesuatu yang baru!

Ketika Anda Terjatuh Jangan Cepat Putus Asa

Seperti contoh para pemain bola yang terjatuh ketika pertandingan berlangsung tapi bukan menjadi alasan untuk menyerah ditengah pertandingan berlangsung. Para bintang superstar sepakbola membuktikan bangkit dari putus asa dengan semua strategi nya di lahan rumput tersebut.

Di dunia ini tidak ada rumus yang menjamin seseorang selalu berdiri di puncak kesuksesan. Selalu ada namanya naik dan turun karena hidup adalah seperti roda yang berputar. Jika saat kamu berjalan tiba-tiba kamu terjatuh ke sebuah lubang di jalan. Apakah kamu akan diam saja meratapi nasib? Ataukah kamu akan bangkit berdiri dan tetap melanjutkan perjalananmu?

Jadikan Pelajaran Berharga Ketika Dirimu Jatuh

Kunci Kesuksesan seseorang adalah ketika kamu bangkit dan tidak membiarkan dirimu terjatuh dalam penyesalan yang mendalam melainkan terjatuh itu adalah sebuah pelajaran.

Sekalipun motivator terkenal seperti Jack Ma yang telah berkali-kali gagal dalam hidupnya berkata “sukses hanya untuk orang yang tak mengeluh”.

Ketika ada tidak mendapatkan apa yang anda inginkan, anda akan mendapatkan pengalaman. Pengalaman itu mahal dan berharga.