Kisah Inspirasi

Inilah Bukti Bahwa Najwa Shihab Adalah Wanita Inspiratif

Memiliki paras yang cantik, penampilan yang mempesona, pintar, cerdas, pandai berargumen dan reporter ekslusif itulah yang dimiliki oleh seorang Najwa Shihab.

Ketika acara Televisi Mata Najwa yang menjadi kegemaran para penonton dengan sejumlah topic pembahasan yang cukup tegang itu tampil di Metro TV, nama Najwa Shihab semakin dikenal public.

Namun sayangnya Najwa memutuskan untuk mundur dari program acara tersebut, dan itu sempat membuat kecewa para penggemarnya, tapi tenang dulu, Najwa hanya berpindah tayangan.

Mengingat bahwa tayangan Mata Najwa, penonton bisa melihat bagaimana kritis dan cerdasnya Najwa Shihab ketika bertanya pada narasumbernya. Wolipop pun pernah berkesempatan berbincang dengan putri Quraish Shihab itu di kantornya, Metro TV, Jakarta Barat.

Dan inilah bukti kuat bahwa Najwa Shihab Adalah Wanita Inspiratif :

  1. Investasi Waktu Jadi Kunci Sukses Najwa Shihab

Seorang Najwa Shihab yang menceritakan kesuksesannya menghadirkan sejumlah narasumber penting di Mata Najwa tak lain karena buah investasinya sebagai wartawan selama 14 tahun. Dia ingat bagaimana dulu dirinya ditugaskan meliput di berbagai tempat seperti Polda Metro, Istana Negara dan kantor PDIP. Dia bisa berjam-jam berada di tempat-tempat tersebut menunggu pernyataan narasumber. Baginya menunggu narasumber bicara itu adalah sebuah investasi waktu untuk seorang wartawan.

  1. Membangun Relasi Seluas Mungkin

Keahlian Najwa Shihab adalah mampu membuat narasumbernya di Mata Najwa bicara blak-blakan, marah atau bahkan menangis. Untuk mendapatkan hal itu dibutuhkan pendekatan dan kepercayaan yang tak bisa didapat hanya dalam perkenalan sekejap. Wanita lulusan Melbourne Law School itu mengungkapkan dibutuhkan pendekatan dan kepercayaan yang tak bisa didapat hanya dalam perkenalan sekejap untuk bisa dekat dengan para narasumbernya.

  1. Menjadi Orang Yang Persistensi Dalam Bekerja

Sebagai seorang Jurnalis, Najwa Shihab juga pernah memberikan tips kepada anak muda khususnya Millenials jaman sekarang. Menurutnya, mereka jangan melupakan persistensi atau kegigihan dalam bekerja. “Persistensi, jangan pernah mau terima tidak dari narasumber, kejar terus sampai dapat,” ucapnya dengan tegas.

  1. Rutin Berolahraga dan Merawat Diri

Meski bekerja hingga larut karena tuntuan, Najwa Shihab tidak lupa untuk menjaga penampilannya. Dia pun rutin berolahraga di pusat kebugaran. Seminggu tiga kali lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini olahraga di gym dibantu dengan personal trainer. “Olahraga harus disempetin. Soalnya saya suka ngemil. Biasanya sebelum ke kantor,” ujar Najwa yang di meja kantornya selalu tersedia camilan cokelat.

  1. Pola Hidup Sehat

Ternyata menjalankan pola hidup sehat ala Najwa Shihab dengan mengurangi atau tidak mengkonsumsi nasi sejak beberapa tahun lalu. Dia sudah jarang mengonsumsi nasi. Kalaupun makan nasi, yang dimakannya adalah nasi merah. Kini dia lebih banyak makan sayur dan protein.

  1. Ingin Menjadi Sosok Pendidik

Najwa Shihab memiliki Latar Belakang Keluarga yang faktanya ayah dan kakek seorang pendidik, Najwa Shihab pun merasa naluri menjadi pendidik ada di dalam dirinya. Ayahnya, Quraish Shihab dan kakeknya, Abdurrahman Shihab adalah guru besar ilmu tafsir. “Pendidikan selalu menjadi hal yang sangat penting untuk saya. Saya senang membawa Mata Najwa ke kampus-kampus karena ada di darah saya, mengajak orang belajar lebih banyak,” ucapnya.

Inilah Kunci Sukses Lei Jun Selaku Founder dan CEO Xiaomi Yang Mendunia

Lei Jun yang merupakan Founder dan CEO Xiaomi menceritakan tentang model bisnis yang dilakoninya hingga sukses dan  bisa menjadi salah satu brand smart phone populer dalam waktu singkat.

“Tujuh tahun lalu, ketika saya mendirikan Xiaomi tujuan kami adalah membuat produk paling bagus di dunia dan menjualnya dengan harga modal serta memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna di dunia. Dengan pemikiran seperti ini, kami memperoleh sukses yang luar biasa di Tiongkok,” kata Lei Jun, dalam sebuah wawancara eksklusif di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta.

Lei Jun juga mengatakan bahwa Xiaomi akan menjadi bisnis terakhirnya setelah 28 tahun menggeluti bisnis. Mengawali karirnya di dunia bisnis, Lei Jun berpikir saat pertama kali didirikan, dia sudah bertekad untuk menjadi perusahaan global yang mendunia dan dicintai oleh pelanggannya.

“Tahun ini adalah tahun saya berbisnis ke 28. Di Tiongkok, saya sudah berkecimpung di berbagai jenis bisnis. Dari pengalaman saya dari berbagai bidang bisnis, hal yang saya pelajari adalah harus mendapatkan satu kepercayaan dan dicintai oleh pelanggan. Pada saat didirikan saja Xiaomi sudah menempatkan dirinya sebagai satu perusahaan global.”

“Saya seringkali mengatakan bahwa Xiaomi adalah perusahaan terakhir yang saya dirikan, kami pasti dan harus bisa menjadikan perusahaan ini menjadi perusahaan global dan membantu orang-orang di seluruh dunia untuk menikmati teknologi,” sambungnya.

Saat itu Lei Jun menjelaskan pihaknya berusaha menekan modal seefisien mungkin agar bisa memberikan harga jual di bawah harga pasar. Dia menyebut bahwa Xiaomi hanya mengambil keuntungan dari sisi sistem dan pelayanan.

“Kami tidak mengincar untung dari bagian hardware, dengan begitu produk kami kualitasnya akan sangat baik dengan harga yang sangat kompetitif tapi dijual di bawah harga pasar,” ujarnya.

Lei Jun mengatakan melalui prinsip yang ia terapkan ia  selalu menempatkan posisi pelanggan sebagai teman. Jika ingin pertemanan berjalan baik, hal pertama yang harus didapatkan adalah kepercayaan.

“Kami harus mendapatkan kepercayaan dari pengguna, dengan demikian bisa menjadi teman yang lama. Karena hanya dengan benar-benar dengan menganggap pelanggan sebagai teman kita akan mendapatkan persahabatan yang sejati.”

Dan perlu diketahui sebagai informasi, saat ini Xiaomi menempati urutan kelima brand smartphone di dunia. Di India, Xiaomi sudah merajai pasaran dan menempati urutan pertama. Lei Jun bertekad akan menjadi nomor satu di Indonesia dengan menerapkan model bisnis serupa dengan negara asalnya.

Kami akan menjalankan secara utuh seutuhnya model yang kami jalankan di Tiongkok secara bertahap di Indonesia. Xiaomi banyak sekali produk-produk keren yang pelan-pelan akan kami masukkan ke Indonesia.”

Memanfaatkan Peluang Media Sosial Dan Kecanggihan Teknologi, Inilah Kisah Tahir Matulatan

Kesuksesan seseorang akan menemui caranya masing-masing. Semua memang mempunyai jalannya masing-masing, berawal dari ide dan gagasan akhirnya sukses pun dapat diraih dengan mudah, namun hal itu harus didasari dengan niat dan proses yang cukup menantang.

Memanfaatkan Media Sosial adalah salah satu yang harus ditiru. Ternyata Media Sosial memiliki peran yang banyak dalam mendongkrak berbagai inovasi penjualan salah satunya pertumbuhan penjualan kamera.

Hal ini diakui oleh salah satu pemilik Toko Kamera, Tahir Matulatan. Tahir pemilik DOSS Store mengatakan di tahun 2018 pertumbuhan penjualan kamera di tempatnya lebih baik dibandingkan di tahun sebelumnya.

“Sekarang ini jauh lebih baik bisnis kamera. Memang harus diakui secara kuantitas kita turun, tapi nilai kita naik. Karena dari sisi value, rata-rata harga kamera itu lebih tinggi daripada dulu,” jelasnya saat pembukaan cabang kelima DOSS di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (8/8).

Tahir Matulatan juga mencontohkan beberapa harga kamera mirrorless. Rata-rata harga kamera tipe tersebut berada di kisaran Rp 12 juta. Angka itulah yang menjadikan nilai dari penjualan kamera meningkat. Ini artinya, harga kamera pelan-pelan naik dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, bisnis yang ia lakukan sekarang adalah jauh lebih sehat.

Tahir juga mengakui bahwa sehatnya bisnis kamera berdampak pula terhadap pertumbuhan pendapatan toko kameranya. Dari tahun 2017 ke 2018, pertumbuhannya itu mencapai angka 30 persen. Meski adanya pertumbuhan yang baik itu, tak lantas membuatnya memasang target tinggi-tinggi di tahun depan.

“Target pasti ada. Tapi tidak muluk-muluk. Lebih tinggi sedikit dari yang sekarang,” ungkapnya.

Kisah Sukses CEO Apple, Tembus Dengan USD 1 Triliun

Perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat ini menjadi topik nomor satu dimana merupakan perusahaan pertama yang berhasil tembus valuasi di angkat USD 1 triliun atau sekitar Rp. 14.504 triliun.

Tim Cook sebagai CEO di perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat itu angkat bicara mengenai kesuksesan perusahaan Apple yang mencapai kapitalisasi pasar di angka USD 1 triliun.

Tim Cook mengatakan milestone itu bukan tolak ukur paling utama dari keberhasilan korporasi yang dipimpinnya. Ia berpendapat, valuasi USD 1 triliun adalah buah dari fokus terhadap produk, pelanggan, dan nilai perusahaan. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah memo yang ditujukan kepada lebih dari 120.000 pegawai Apple.

Ia juga mengatakan bahwa hal tersebut tidak seharusnya menjadi fokus Apple. Meski begitu, Cook menyebut market cap di angka USD 1 triliun adalah pencapaian luar biasa dan memberikan kebanggaan tersendiri bagi produsen iPhone itu.

Cook juga mengingat peran Steve Jobs selaku pendiri Apple. Menurutnya, nilai saham perusahaan yang menembus USD 207,04, dan merengkuh milestone tersebut, tak lepas dari jerih payah salah satu pendiri Apple itu.

“Keuntungan yang diraih dari investasi sebenarnya adalah hasil dari inovasi Apple, menempatkan produk dan pelanggan di tempat teratas, dan selalu memegang teguh nilai-nilai kami,” ujarnya.

“Steve mendirikan Apple berdasarkan kepercayaan mengenai kemampuan dari kreativitas manusia yang bisa menyelesaikan tantangan, termasuk yang terbesar sekalipun, dan orang-orang yang cukup gila untuk berpikir dirinya bisa mengubah dunia adalah mereka yang benar-benar melakukannya,” tutur Cook.

“Tak ubahnya seperti Steve yang selalu lakukan di masa-masa seperti ini, kita semua harus melihat ke masa depan Apple dan bekerja bersama-sama untuk itu,” pungkasnya.

Bos Apple Mencapai Valusia USD 1 Triliun di Amerika Serikat

Perusahaan besar di Amerika Serikat, Apple baru saja menjadi perusahaan publik asal Amerika Serikat pertama yang menembus valuasi di angka USD 1 triliun, atau sekitar Rp 14.504 triliun.

Produsen iPhone itu sukses mencapai milestone tersebut setelah nilai sahamnya menyentuh USD 207,04 (Rp 3.003.042) per lembarnya.

Sangat menakjubkan ketika melihat beberapa jam lalu, nilai sahamnya sempat berada di level USD 208,38 (Rp 3.022.926), menjadikannya rekor tertinggi Apple sampai saat ini. Dengan torehannya itu, saham Apple sudah meroket 20% sepanjang 2018.

Dan catatan Laporan Keuangan Apple juga pada titik Kuartal III Tahun Fiskal 2018, perusahaan ini berhasil memicu meningkatnya harga saham hingga menyentuh angja USD 207,04. Selain itu, Perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat menjanjikan proyeksi kedepannya dan menjadi salah satu alasan berbagai Investor mempercayainya.

Diambil dari Wall Street, diperkirakan Apple bisa lebih melambung tinggi. Tim analis perusahaan mereka sekiranya 13 orang memprediksi nilai saham perusahaan pimpinan Tim Cook itu bisa melewati angka USD 225 per lembarnya.

Bahkan, beberapa analis lain menyebut nilai saham Apple bisa menyentuh USD 275. Jika hal tersebut menjadi kenyataan, maka valuasi Apple dapat meroket hingga USD 1,3 triliun, hal ini sangat luar biasa.

Sampai saat ini, nilai sahamnya sendiri terpantau masih berada di angka USD 207,39. Diperkirakan, pada saat pasar bursa ditutup, nilainya akan sedikit turun menjadi USD 207,09, namun tetap membuat valuasi mereka berada di angka USD 1 triliun.

Perusahaan milik Steve Jobs dan Steve Wozniak ini merupakan perusahaan kedua yang menembus market cap USD 1 Triliun dimana sebelumnya perusaahan PetroChina yang sukses memperoleh predikat perusahaan publik pertama di Dunia yang meraih milestone tersebut yang dicapai pada tahun 2007.