Kisah Inspirasi

Berbagai Macam Kisah Inspirasi Indonesia Dari Pengusaha Sukses

Kisah Inspirasi Indonesia Dari Pengusaha Sukses

Kisah Inspirasi Indonesia Dari Pengusaha Sukses. Tentunya pada sekarang ini banyak orang sukses yang telah terlahir di tanah tercinta yaitu Indonesia.

Tentunya pada belakangan ini banyak sekali orang yang lebih melirik dunia usaha, ketimbang menjadi karyawan di suatu perusahaan. Pastinya kesuksesan finansial yang dapat di peroleh dari membangun usaha sendiri mendorong orang untuk memulai usaha mereka sendiri.

Sudah pastinya banyak sekali kisah tentang kesuksesan. Dari para pengusaha yang di mulai dari nol serta harus melewati jalan hidup yang panjang dan berliku – liku. Yang pastinya sebelum mereka telah meraih kesuksesan yang bisa menjadi kisah inspirasi bagi kalian. Dari pada kalian penasaran mari kita bahas secara bersama – sama.

Beberapa Orang Di Indonesia Yang Memiliki Kisah Inspiratif

Seperti biasa kami di bawah ini akan memberikan beberapa tokoh yang sangat meng – inspiratif kita, di antaranya adalah :

BOB SADINO

Bob Sadino ini lahir pada di lampung, 9 Maret 1939, yang mendian pengusaha dengan nama lengkap Bamban Mustari Sadino ini termasuk salah satu pengusaha sukses. Pastinya dia juga sempat mengalami istilah jatuh – bangun yang sebelumnya menorehkan kesuksesan yang sangat besar.

Usaha pertama yang telah di rintisnya itu adalah bisnis dari penyewaan mobil, hanya dengan bermodalkan satu mobil Mercedes serta ia supiri sendiri juga. Akan tetapi karena musiah kecelakaan yang telah menimpanya, bisnis itu pun berhenti di tengah jalan.

Sangat salutnya Bob Sadino ini tidak putus semangat, ia kemudian beralih profesi sebagai buruh bangunan yang di bayar dengan upah harian. Saat menjadi kuli tersebut, ia melihat adanya peluang bisnis yang lain, bisnis ternak ayam dan telur ayam negeri. Dengan meminjam modal tetangganya, akhirnya Bob ini menjalankan bisnis tersebut.

Berkat dari keuletannya, bisnis tersebut sangat sukses serta ia pun telah mendirikan Kerm – Chicks. Yang merupakan supermarket ternama yang menjual berbagai macam produk peternakan dan pertanian. Perlu di ketahuisudah sukses, ia tetap tampil sederhana dan kerap kali melayani sendiri para pelanggannya seperti keluarganya sendiri.

SUSI PUDJIASTUTI

Perempuan yang lahir pada tahun 1964 ini sekarang telah menjabat menjadi Menteri Kelautan serta Perikanan RI di bawah Presiden Jokowi yang merupakan seorang pengusaha terkenal sangat tegas.

Tentunya ia telah merintis bisninsya dalam bidang perikanan. Susi lebih memilih untuk berhenti sekolah sebelum lulus SMA, ia memulai usahanya sebagai pedagang pakaian serta bed cover.

Setelah melihat dari potensi wilayah tempat tinggalnya yaitu Pangandaran, sebagai penghasil ikan. Lalu Susi ini memanfaatkan sebagai peluang bisnis serta beralih ke perusahaan perikanan. Hanya dengan modal Rp 750.000 ribu dari hasil penjualan perhiasannya, ia memulai membeli ikan dari tempat pelelangan serta telah memasarkannya terhadap sejumlah restoran.

Setelah itu akhirnya bisnis yang Susi punyai ini berhasil menguasai pelelangan ikan di Pangandara serta bahkan telah meramban ke ekspor ikan dan juga lobster.

REZA NURHILMAN

Tentunya bagi kalian yang belum mengenal nama ini, mungkin kalian lebih mengenalnya dengan nama ” Keripik Setan ” Maicih. Benar sekali Reza Nurhilman ini adalah nama pemuda yang berada dari belakang produk keripik singkong yang sangat popule sekali.

Reza ini memulai bisnis keripik singkong pada pertengahan tahun 2010 seorang diri dengan usianya yang masih 23 tahun, dengan modal awal hanya 15 juta saja. Untuk bisnisnya ini dia telah menggandeng 1 produsen keripik lokal yang berada di Bandung.

Perlu di ketahui Reza ini mengawali bisnisnya ini dengna melakukan pemasaran yang sangat sederhana, yaitu melalui twitter. Sebelum mengembangkan sayap dengan menggunakan sistem keagenan atau di kenal dengan istialah ” Jenderal “. Agar dari produknya ini bisa menggapai konsumen yang lebih luas lagi.

Reza ini telah mengaku kunci dari kesuksesannya terletak pada cara berpikirnya yang out of the box. Tentunya cara pemasaran yang sangat cukup uniik terbukti telah mengangkat nama dari Maicih di dunia. Perlu kalian ketahui baru jalan setengah tahun saja omset dari Maicih ini bisa mencapai Rp 7 miliar per bulan.

Itulah beberapa kisah inspiratif dari pengusaha sukses Indonesia. Semoga artikel yang kami buat ini bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Baca juga kisah inspiratif dari kehidupan yang nyata.

Arti Sebuah Kesempurnaan di Kehidupan

Seorang lelaki yang sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yg sangat cantik dan sempurna pula untuk jodohnya.

Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya.

Kemudian sampailah ia disebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yang mempunyai 3 anak perempuan dan semuanya sangat cantik.

Lelaki tersebut menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin menikahi salah satu anaknya tapi bingung; mana yang paling sempurna dari ketiga anak petani itu.

Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. Ketika pulang, ia berkata kepada bapak Petani, “Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan.”

Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata, “Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling.”

Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata,”inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna.”

Lalu menikahlah si Lelaki dgn anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya “Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak? Anak bapak cantik dan saya tampan, kenapa anak saya bisa sejelek itu..?”

Petani menjawab, “Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan. Waktu itu Ia sudah hamil duluan…..”

Itulah sedikit cerita tentang arti kesempurnaan semoga kita harus lebih bisa melihat kesempurnaan sejati yang sebenarnya.

Hinaan Membawa Berkah

Suatu hari, anak muda ini mengantar penuh muatan berisi puluhan buku ke kantor berlantai 7 di suatu perguruan tinggi ; ketika dia memanggul buku-buku tersebut menunggu di lift, seorang satpam yang berusia 50-an menghampirinya dan berkata : “Lift ini untuk profesor dan dosen, lainnya tidak diperkenankan memakai lift ini, kau harus lewat tangga!”

Anak muda memberian penjelasan pada satpam itu :

“Saya hanya ingin mengantar buku semobil ini ke kantor lantai 7, ini kan buku pesanan kampus ini !”

Namun, dengan beringas satpam itu berkata :

“Saya bilang tidak boleh ya tidak boleh, kau bukan profesor atau pun dosen, tidak boleh menggunakan lift ini!

Baca juga: Kesempatan Kedua

Kedua orang itu berdebat cukup lama di depan pintu lift, tapi, satpam tetap bersikeras tidak mau mengalah. Dalam benak anak muda itu berpikir, jika hendak mengangkut habis buku semobil penuh ini, paling tidak harus bolak-balik 20 kali lebih ke lantai 7, ini akan sangat melelahkan!

Kemudian, anak muda itu tidak dapat menahan lagi satpam yang menyusahkan ini, lantas begitu pikirannya terlintas, ia memindahkan tumpukan buku-buku itu ke sudut aula, kemudian pergi begitu saja.

Setelah itu, anak muda menjelaskan peristiwa yang dialaminya kepada bos, dan bos bisa memakluminya,sekaligus juga mengajukan surat pengunduran diri pada bosnya, dan segera setelah itu ia pergi ke toko buku membeli bahan pelajaran sekolah SMU dan buku referensi, sambil meneteskan air mata ia bersumpah, saya harus bekerja keras, harus bisa lulus masuk ke perguruan tinggi, saya tidak akan membiarkan dilecehkan orang lagi.

Selama 6 bulan menjelang ujian, anak muda ini belajar selama 14 jam setiap hari, sebab ia sadar, waktunya sudah tidak banyak, ia tidak bisa lagi mundur, saat ia bermalas-malasan, dalam benaknya selalu terbayang akan hinaan security yang tidak mngizinkannya memakai lift, membayangkan diskriminasi ini, ia segera memacu semangatnya, dan melipatkan gandakan kerja kerasnya.

Belakangan, anak muda ini akhirnya berhasil lulus masuk ke salah satu lembaga ilmu kedokteran. Dan kini, selama 20 tahun lebih telah berlalu, sang anak muda akhirnya berhasil menjadi seorang dokter klinik.

Sang dokter merenung sejenak, ketika itu, jika bukan karena security yang sengaja mempersulitya, bagaimana mungkin ia menyeka air matanya dari hinaan itu, dan berdiri dengan berani ?

Anak Anjing Yang Cacat

Sebuah toko hewan peliharaan (pet shop) memasang papan iklan yang menarik bagi anak-anak: “Dijual anak anjing.” Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya, “Berapa harga anak anjing yang Anda jual itu?”

Pemilik toko menjawab, “Harganya berkisar antara 30 – 50 dolar.”

Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, “Wah. Aku hanya mempunyai 23,5 dolar. Hmmm, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang dijual?”

Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya. Tak lama, dari ruangan dalam toko, muncullah lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing tertinggal paling belakang.

Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling belakang dan tampak cacat itu. Tanyanya, “Kenapa dengan anak anjing itu?” Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.

Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “Aku beli anak anjing yang cacat itu.”

Baca juga: Kesempatan Kedua

Pemilik toko itu segera menjawab, “Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu! Tapi jika kamu ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu.”

Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata,”Aku tak mau Bapak memberikan anak anjing itu secara cuma-cuma padaku. Meski cacat, anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 23,5 dolar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 dolar sampai lunas.”

Tetapi penjual itu tetap menolak. Katanya, “Nak, kamu jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari dengan cepat. Dia juga tidak bisa melompat dan bermain sebagaimana anak anjing lainnya.”

Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu, tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Pak, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu memerlukan seseorang yang mau mengerti penderitaannya. ”

Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata haru menetes dar sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata,”Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik kamu, Nak.”

Kesimpulan : Nilai kemuliaan hidup tidak terletak pada status ataupun kelebihan yang kita miliki, melainkan pada apa yang kita lakukan berdasarkan pada hati nurani yang bisa mengerti dan menerima kekurangan.

Urusan Dengan Tuhan

Badrun membawa piringnya, seperti biasa, mengantri setiap pagi untuk sarapan pagi. Wajahnya selalu tersenyum pada setiap orang. Walaupun dia masih muda, nampak kerut-kerut di wajahnya, yang membuat dia kelihatan lebih tua dari umurnya. Karena kasus manipulasi, Badrun harus mendekam di penjara ini.
Hukum memang tak kenal belas kasihan. Orang yang mengenal Badrun dari dekat pasti tak tega, kenapa orang sebaik dia harus masuk penjara.

Sebelum masuk penjara ini, dia adalah akuntan sebuah perusahaan besar. Dari gajinya bekerja, dia dapat menghidupi anak dan istrinya, mempunyai rumah dan kendaraan. Dia juga punya sebidang tanah untuk sekedar berkebun, warisan orangtuanya. Hidupnya betul-betul bahagia.

Sampai akhirnya, suatu tragedi telah berlaku padanya. Urusannya hanya sepele, pada mulanya, sebagai seorang karyawan dengan posisi basah, di sebuah perusahaan, sedikit banyak pasti menimbulkan kecemburuan antara sesama rekan kerjanya.

Adalah Santi, seorang sekretaris bos, wanita pintar tapi liar, yang membikin gara-gara. Sudah lama dia memendam rasa iri pada Badrun. Karena posisinya, sebagai sekeretaris direktur, ternyata tak bisa sekedar memanipulasi uang belanja perusahaan. Sebab setiap kali dia membujuk Badrun, tak bisa juga dapat, walaupun satu sen. Badrun memang tak bisa sembarangan mengeluarkan uang, sebelum disetujui atasan.

Sebagai wanita pintar, Santi tahu kelemahan lelaki, dan mengetahui pula kelebihannya sebagai wanita. Disebarkannya gossip ke seluruh karyawan, kalau dia menjalin hubungan dengan Badrun. Dan dengan aktingnya yang meyakinkan, berhasil mengelabui seluruh karyawan, kalau dia sudah betul-betul dekat dengan Badrun. dengan berbagai bujuk rayu dan kata yang manis pada staff bawahan Badrun pula, dia berhasil mempunyai akses ke bagian keuangan, bagian yang dikepalai Badrun.

Baca juga: Ibu Dengan Satu Mata

Badrun tak suka dengan sifat Santi, tapi dia juga tak bisa bersikap kasar, apalagi Santi adalah sekretaris bosnya. Dengan halus ditegurnya sikap Santi tersebut, tapi Santi memang sudah nekat. Entah bagaimana, tiba-tiba saja uang sebesar lebih dari 1 milyar tak diketahui keberadaannya. Tak ada kwitansi, tak ada nota, tak ada barang hasil pembelian dan sebagainya.

Badrun yakin, ini ulah Santi, tapi dia tak bisa membuktikannya. Seluruh transaksi keluar dan masuk uang, selalu memakai nama dia. Akhirnya vonis menimpa dia, didakwa menggelapkan uang perusahaan. Bukan itu saja, ternyata gossip yang disebarkan Santi sudah sampai ke rumah-tangga Badrun. Istri Badrun dibakar cemburu, pergi dari rumah bersama anak kesayangannya.

Ketika sidang pun, istrinya tak datang, apalagi selama dia dipenjara. Kawan-kawan dan tetangganya juga menjaga jarak, mereka tak menyangka, ternyata orang pendiam dan baik itu, bisa berbuat kriminal. Padahal tak terhitung kebaikan-kebaikan selama ini pada tetangga dan teman-temannya.

Seluruh hartanya bendanya, termasuk kebun warisan orangtuanya, dirampas untuk mengganti seluruh kerugian perusahaan.

Bahkan di dalam penjara, Badrun selalu menerima perlakuan-perlakuan yang tidak adil dari sesama penghuni. Sering dia tidak kebagian jatah makanan, uang kerajinan hasil membuat ukiran dipalak dan lain-lain. Tapi itu tak menyurutkannya tersenyum dan menyapa setiap orang serta berbuat baik.

Suatu malam, di dalam mushalla penjara, aku mengobrol dengannya. Bertanya penuh ingin tahu, akan sikapnya selama ini. Kenapa dia tak mau melawan ketika dipukul seorang penghuni yang sok jagoan, kenapa dia diam saja ketika jatah makanannya direbut, kenapa dia tak membalas dendam segala sikap tidak adil yang diterimanya selama ini, baik sebelum atau sesudah dia dipenjara.

Maka, kucatat segala perkataannya, yang tak kulupakan seumur hidupku:
“Manusia sering kali bertindak tak masuk akal dan egois, bagaimanapun juga, maafkanlah mereka.
Kalau kamu berbuat baik, orang-orang akan menyangka kamu punya motivasi di balik perbuatan baikmu itu, bagaimanapun juga, teruskanlah bebuat baik.

Kalau kamu sedang mengalami suatu perkara, kamu akan menemui kawan yang palsu, dan lawan yang sesungguhnya. Terus jalani urusan itu.
Kalau kamu jujur dan terus-terang, orang akan mengira kamu sedang berbuat curang, bagaimanapun juga, tetaplah berlaku jujur.
Apa yang kamu bangun selama bertahun-tahun, bisa saja dihancurkan oleh seseorang dalam waktu satu malam. Tapi, tetaplah membangun bangunan itu.

Kalau kamu berada dalam kedamaian dan kebahagiaan, orang-orang pasti iri dan cemburu; tetaplah kamu bahagia dan tersenyum dalam kedamaianmu.

Perbuatan baik yang hari ini kamu lakukan, bisa jadi dilupakan oleh orang esok hari; bagaimanapun juga, tetaplah berbuat baik.
Berilah dunia ini yang paling bagus yang kau miliki, dan itu belum tentu cukup; tapi, bagaimanapun juga, tetaplah memberi.
Kamu lihat, pada akhirnya, ini adalah urusan antara kamu dan Tuhan”.