Tentara Yang Baik Hati
Cerita Fiksi

Tentara Yang Baik Hati

Tentara yang Baik Hati – Seorang lelaki tua yang memilik gelar sebagai professor terkenal di undang untuk berbicara di hadapan para barisan militer. Saat ingin menuju kesana professor itu bertemu dengan seseorang yang tak pernah di lupakannya, yaitu teman dekatnya bernama Raplh yang di beri tugas untuk menjemputnya di bandara.

Baca juga: BERAPA HARGA ANAK ANJING INI

Ketika berada di bandara, Ralph sering menghilang, ada saja yang dilakukannya, ia membantu seorang wanita tua yang kopernya jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas, ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Namun ia selalu kembali ke sisi sang Professor dengan senyum lebar.

Waktu di dalam mobil, sang Professor pun tidak dapat menahan rasa penasarannya.
“Darimana anda belajar melakukan semuanya ini?” tanya sang Professor.”Melakukan apa?” tanya Ralph.
“Darimana anda belajar bersikap seperti ini?” desak sang Professor.
“Oh…, saya kira peranglah yang telah mengajari saya banyak hal” jawab Ralph.

Lalu ia bercerita sewaktu ditugaskan di Vietnam, ia dan timnya bertugas membersihkan ladang ranjau dan harus menyaksikan satu persatu teman-temannya tewas terkena ledakan ranjau.

“Saya belajar untuk hidup di antara pijakan setiap langkah” cerita Ralph dengan berbinar. “Merasakan ketegangan disetiap langkah, karena tidak tahu apakah langkah berikutnya adalah pijakan terakhir bagi saya. Yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat kaki dengan aman, adalah mensyukuri langkah sebelumnya. Saya kira sejak itulah, saya menjalani kehidupan seperti ini. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah anugerah baru, kesempatan baru untuk saya lalui dengan penuh rasa syukur”

Nilai yang bisa di ambil dari cerita di atas

Dari cerita yang ada di atas, pengalaman menegangkan yang di alami Ralph semasa ia di tugaskan untuk membersihkan ranjau, ia bisa selamat namun sangat di sayangkan banyak temannya yang gugur di karenakan menginjak ranjau.

Apakah kita harus mengalami seperti yang Ralph alami dulu baru kita dapat mensyukuri hidup kita? Justru dengan adanya cerita Ralph ini, kita dapat memulainya sekarang dalam kehidupan sehari-hari. Bersyukur dengan hidup kita, dengan apa yang kita miliki, maupun yang tidak kita miliki. Selalu memiliki respon yang positif terhadap setiap langkah yang telah kita ayunkan selama ini. Ingat, diri kita sekarang adalah hasil dari apa yang kita jalani selama ini.