TANGISAN SEORANG IBU
Motivasi Hidup Sukses

TANGISAN SEORANG IBU

Sebuah keluarga miskin yang hidup menderita ditengah masyarakat. Yang di tinggal oleh seorang suami karena telah meninggal dunia. Meninggalkan dua orang anak laki-laki. Dan seorang ibu yang mengurusi anak-anak dan bekerja keras untuk menafkahi mereka.

Pada pagi hari, ibu bangun dari tidur. Memasak untuk sarapan pada waktu itu. Saat akan sarapan ada satu anak dari keluarga itu yang tidak mau makan makanan yang telah disiapkan. Dan anak pun berkata, “Makanan apaan ini, tiap hari selalu lauknya ini-ini terus”. Dan pergi meninggalkan rumah. Perasaan ibu sangat sakit saat anak tersebut berani berbicara di depanya.

Anak yang meninggalkan rumah itu, diluar Cuma bersenang-senang dengan temanya dan tidak memperdulikan urusan yang ada di rumah sama sekali. Sedangkan anak yang satunya berbakti kepada ibunya dan selalu membantu pekerjaan rumah yang dapat di bantunya.

Di dalam rumah ibu berkata, “Nak, kamu jangan mencontoh perilaku kakakmu. Seperti itu telah membuat hati ibu sakit”. Anak menjawab, “Ya ibu, aku akan berbakti kepada ibu”. Anak yang berbakti itu membatu ibunya untuk bekerja demi makan.

Hari pun telah berganti malam, dan anak yang pergi meninggalkan rumah tak pulang-pulang. Ibu menanyakan kepada tetangga, “Tadi lihat anak saya yang nomor satu tidak?. Tetangganya berkata, “Tidak bu, coba tanya kepada yang lainya”. Dan sang ibu pun terus bertanya ketetangga yang lain, namun jawabanya tetap sama. Dalam batinya, “Ya tuhan, mudah-mdahan tidak terjadi apa-apa terhadap anaku”. Walau hari telah malam, ia tetap mencarinya.

Pada suatu ketika, ia melihat banya orang yang berkumpul di pinggir jalan. Lantas ia pun mendekati ke kerumunan tersebut dan menanyakan kepada salah satu orang, “Ini ada apa?”. “Ada kecelakaan ibu” jawab orang itu. Dan ibu terus mendekat, membuka kain yang menyelimuti tubuh seseorang. Saat di buka, dengan terkejutnya ibu tersebut tidak menyangka bahwa yang dilihat adalah anaknya sendiri. Ia pun menangis, karena telah di tinggalkan salah satu keluarganya lagi setelah di tinggalkan suaminya.