Sang Penyelamat Bom Surabaya : Aloysius Bayu Rendra Wardhana

Sang Penyelamat Bom Surabaya : Aloysius Bayu Rendra Wardhana

Ledakan Bom Surabaya yang terjadi di tiga gereja menimbulkan duka yang mendalam bagi seluruh masyrakat khususnya keluarga yang ditinggalkan.

Aloysius Bayu Rendra Wardhana adalah pria sederhana ini menjadi pahlawan dalam kejadian teror yang terjadi di gereja Santa Maria Tak Bercela, Minggu (13/5). Dia nekat menghadang seorang pengendara motor yang akan meledakkan gereja. Jika ia tak melakukan hal tersebut, bukan tak mungkin jumlah korban akan lebih banyak.  Bayu pun meninggal dunia dengan kebanggan keluarga.

Suasana duka yang begitu menyirat hati mendatangkan kunjungan yang tak henti di kediamannya. Istri Bayu, Monique Dewi (38) terlihat menggendong putri kedua mereka Allyssia (10 bulan). Dengan wajah sembab, ia mencoba tetap tersenyum ketika menyapa tamu. Monique memang belum bisa ditemui media, namun, beberapa kerabat lain menceritakan sosok Bayu semasa hidupnya.

Bayu dimata sodara dan keluarga merupakan sosok pria yang suka menolong. Bukti dari seorang bayu yang mempunyai kerelaan hati melakukan pelayanan di gereja tanpa mendapatkan bayaran sepeser pun. Bayu telah mengabdikan dirinya sebagai pelayan umat semenjak duduk di bangku sekolah dasar. “Bayu itu, mau jam 1 atau jam 3 pagi, kalau gereja butuh sesuatu pasti langsung berangkat dia,” jelas Andreana, salah satu keluarga Bayu.

Jenazah Bayu yang sulit ditemukan akibat menahan ledakan bom dan menghancurkan tubuhnya. Kepergian Bayu yang hingga saat ini jasadnya masih belum dapat diidentifikasi meninggalkan luka yang sangat mendalam bagi pihak keluarga. Terlebih kabar kematiannya tak bisa langsung dikonfirmasi. Sepupu Bayu, Yossiana Magdalena (52) merupakan orang pertama yang mendapat kepastian kematian Bayu ketika ledakan bom terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela.

Akhirnya keluarga memastikan kembali ke lokasi melalui rekaman CCTV yang pada saat itu masih dijaga ketat dan mendapatkan pengamanan penuh oleh Densus 88. “Akhirnya saya masuk ke ruangan. Setelah lihat cctv, saya kenal siluet adik saya. Dan saya yakin itu adik saya. Akhirnya saya tahu kondisinya meskipun telah meninggal,” ujarnya.

Sampai saat ini pihak keluarga masih belum mendapatkan jenazah bayu. Konfirmasi dari pihak rumah sakit bahwa jenazah masih melakukan proses indetifikasi.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.