Lika Liku Kehidupan Benyamin Sueb Sukses Dari Pengamen Ke Artis
Inspirasi Dunia Tokoh Inspirasi

Lika Liku Kehidupan Benyamin Sueb Sukses Dari Pengamen Ke Artis

Lika Liku Kehidupan Benyamin Sueb Sukses Dari Pengamen Ke Artis

Hiburan tanah air tentu mengenal sosok Benyamin Sueb yang meninggal pada 05 September 1995. Nama Benyamin mungkin hanya sebuah nama namun tetap melekat dalam kenangan. Celetukan “Muke Lu Jauh” tentu akan mengingatkan kembali dengan Sosok Benyamin Sueb.

Benyamin sueb yang akrab di sapa dengan Bang Ben ini meninggal karena seangan jantung usai setelah bermain bola. Begitu banyak kenangan yang ditinggalkan sang artis yang melakoni dunia peran, komedian, sutradara serta penyanyi.

Prestasi yang didapati sosok Benyamin juga sangat luar biasa. Benyamin menghasilkan lebih dari 75 album musim dan 53 judul film. Meski tampil terkenal sosok Benyamin Sueb terdahulu sangat pahit. Di usianya 2 tahun ia harus merelakan kepergian sang ayah.

Semenjak ayahnya meninggal dunia ekonomi keluarga juga tidak menentu. Sosok yang paling membanggakan adalah ketika Benyamin Sueb keliling kampung di usia 3 tahun untuk menjadi Pengamen.

Buah hasil dari nyanyi dan goyangannya yang menjadi ciri khas adalah yang ia tuai. Benyamin memang dari kecil sudah mempunyai darah seni. Sifat jahil, unik, ceria, talenta menghibur yang sangat dominan merupakan talenta yang ia dapat dari sang kakek yang tak lain juga pemain teater rakyat.

Harapan, Cita-Cita dan Keinginan

Benyamin Sueb mempunyai cita-cita yang mendominasi, yaitu seorang Pilot. Jauh dari dunia seni nya. Namun hal tersebut tidak didukung dari restu Ibunda. Setelah kegagalannya dari Pilot, ia berusaha menekuni pekerjaan lain dengan harapan agar lebih baik, yaitu sebagai Pedagang Roti Dorong.

Pada tahun 1959, Benyamin di tawarkan menjadi kondektur. Tugas yang diberikan perusahan bus PPD yaitu Trayek Lapangan Banteng Pasar Rumput. Karena menilai adanya indikat korupsi, Benyamin akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pekerjaannya.

Harapan Baru Menjajal Berbagai Bidang

Ia pernah mengikuti Kursus Lembaga Pembinaan Perusahaan dan Pembinaan Ketatalaksanaan (1960), Latihan Dasar Kemiliteran Kodam V Jaya (1960), Kursus Administrasi Negara (1964), bekerja di Bagian Amunisi Peralatan AD (1959-1960), Bagian Musik Kodam V Jaya (1957-1969), bahkan jadi Kepala Bagian Perusahaan Daerah Kriya Jaya (1960-1969).

Terjun Ke Dunia Hiburan

Pada tahun 1970, Benyamin bergabung pada satu grup musik yang membuat namanya menjadi terkenal. Grup Naga Mustika, merupakan grup yang merekrut sekelompok penyanyi seperti Ida Royani yang akhirnya berduet bersama Benyamin. Berkat kokaborasinya itu mereka menjadi penyanyi paling populer pada zamannya dan menghasilkan lagu paling HITS, salah satunya Hujan Gerimis.

Benyamin juga terlibat di film-film seperti  Banteng Betawi (1971), Biang Kerok (1972), dan Intan Berduri (1972) yang membuatnya mendapat Piala Citra sebagai Pemeran Utama Terbaik. Di tahun yang sama, Si Doel Anak Betawi yang disutradarai Sjumanjaya semakin memopulerkannya.

Tidak hanya itu. Di perayaan hari kelahirannya ke-51 pada 5 Maret 1990, Benyamin Sueb mendirikan Radio FM bernama Bens Radio. Dan itu menjadi salah satu peninggalannya sebelum wafat lima tahun kemudian. Hingga kini, radio itu masih ada dan semua masyarakat tau Radio tersebut adalah Sosok Benyamin Sueb yang paling menginspirasi dari lika-liku kehidupannya.