Kisah Sukses Jimmy Lin Dalam Hidupnya Selama 25 Tahun di Entertainment

Kisah Sukses Jimmy Lin Dalam Hidupnya Selama 25 Tahun di Entertainment

Kehidupan seorang Jimmy Lin sangatlah begitu sempurna dan bahagia bagi para penggemar maupun reporternya, namun sesungguhnya Jimmy Lin juga sering merasakan kegagalan dalam jalan hidupnya.

Jimmy Lin merupakan artis Taiwan yang booming di Indonesia dengan memerankan Film Boboho. Kesuksesan yang didapatnya setiap tahun tentu memberikan inspirasi kepada semuanya, bahkan seorang Jack Ma motivator sukses dunia juga amaze akan perjalanan hidupnya.

  • Usia 10 Tahun : Menang juara 1 lomba mobil remote kontrol. Disitu pertama kalinya dia berharap bisa menjadi pembalap ternama suatu hari nanti.
  • Usia 15 Tahun : Demi motor 50CC, dia kerja paruh waktu dan berhasil membelinya. Kerennya, dia modifikasikan motor 50 CC ini menjadi keren banget dengan knalpot yang bisa mengeluarkan 8 suara yang berbeda. Tidak hanya itu karena memiliki penampilan fisik yang sangat menarik hati, vendor – vendor iklan mencarinya dan disitulah pertama kalinya dia menerima job sebagai model.
  • Usia 16 Tahun : Karena tampil di acara drama sekolah, 5 menit sebelum dia pulang dari sekolah, vendor piringan hitam (DVD zaman dulu), menawarkan rekaman dan pertama kalinya dia mengeluarkan lagu single.
  • Usia 17 Tahun : Pertama kalinya dia keluar sebagai artis dan dalam satu tahun, dirinya terkenal di seluruh dunia. Remaja yang paling disukai oleh anak – anak muda zaman itu.
  • Usia ¬†18 Tahun : Menjadi penyanyi lagu Mandarin termuda di dunia. Sering mendapatkan tawaran bernyanyi di negara – negara yang berbasis bahasa Mandarin. Kemudia melanjutkan karirnya sebagai penyanyi Jimmy melaksanakan konser para artis muda di dunia. Impiannya semakin naik, dengan mobil balap pertamanya serta ¬†mendirikan photo studio dengan pemasukan 80 juta per bulan!

    Diusia 20 Tahun, puncak karirnya lebih terlihat jelas!

  • Usia 20 Tahun : 7 Album lagunya berhasil mendapatkan omset 4 milliar Rupiah! Meski telah menjadi artis terkenal, dia tidak lupa untuk mengabdi kepada negara dengan masuk ke wajib militer.
  • Usia 22 Tahun : Semua latihan kemiliteran menjadi permainan bagi dirinya. Dia lulus dengan nilai terbaik dan mendapatkan penghargaan dari presiden dan dengan lancar dia keluar dari pelatihan militer. Dia menerima tawaran dari Raja Thailand untuk bernyanyi di ultahnya yang ke-70. Hampir saja Jimmy menjadi warga Thailand atas ajak dari Raja Thailand. Berkat kesuksesan yang bertubi-tubi di dapat Jimmy pun mulai investasi.
  • Usia 23 Tahun : Punya mobil Ferrari pertamanya, dan ditahun yang sama jugalah dia memenangkan juara pertama dalam balap mobil. Setelah itu ia menandatangani kontrak album EMI di Hongkong
  • Usia 24 Tahun : Kecelakaan mobil dalam perlombaan mobil balap, tulang kaki kanan patah dan harus disuntik 4 besi di kakinya. Karena mengikuti lomba balap mobil di alam liar skala Internasional, dan menjadi pembalap pertama dari Taiwan.
  • Usia 25 Tahun : Mendirikan tim mobil balap bernama ESSO JIMMY RACING TEAM. Dalam setahun, dia mencetak 4 rekor sebagai pembaca mobil BMW M3 tercepat di dunia! Dapat sertifikat menyelam
  • Usia 26 Tahun : Tampil dalam film “Hong ZI” dan mendapat piagam pemeran pria terbaik. Menjadi juara mobil di ZhuHai serta mendirikan perusahaan teknologi pertamanya.
  • 27 Tahun : Menjabat sebagai ambasador Amerika dalam memberantas korupsi dan menjadi artis Asia pertama yang menjabat posisi tersebut. Dia sudah mengumpulkan 9 piala juara 1, 7 piala juara 2, 2 piala juara 3, dan tetap menduduki pembalap Taiwan paling berjaya! Tak hanya itu ia juga menjadi pembalap Taiwan pertama yang digaji tetap oleh pemerintah.
  • Usia 28 Tahun : Presiden Amerika Bush, memberikan piagam kehormatan di White House kepada Jimmy Lin.
  • Usia 29 Tahun : Main di film “Tian Long Ba Bu” dan menjadi film dengan viewers terbanyak di tahun 2003.

Seiring berjalannya waktu, Jimmy Lin tidak berhenti berkarya dan ikut lomba mobil balap. Setiap tahun berikutnya, dia terus memenangkan film, perlombaan mobil balap, dan karya – karyanya melalui buku – buku yang ia tulis juga.

Sampai pada tahun 2007, film – filmnya laris sekali di Hongkong dan masuk ke dalam timperfilman di Korea Selatan.

Namun, dia juga tidak berhenti berbuat amal, pada usianya yang 33 tahun, dia menjadi salah satu artis yang menyumbangkan 20 Milliar Rupiah untuk korban bencana alam di Taiwan bagian Timur.