Keberanian Seorang ABG Yang Diperdaya Menjadi Budak Nafsu Selama 1 Tahun
Cerita Rakyat

Keberanian Seorang ABG Yang Diperdaya Menjadi Budak Nafsu Selama 1 Tahun

Keberanian Seorang ABG Yang Diperdaya Menjadi Budak Nafsu Selama 1 Tahun

Pelecehan seksual atau budak nafsu sangatlah dominan terdengan bagi seorang yang tengah bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia atau Asisten Rumah Tangga.

Bukan menyuduti seorang majikan namun hal ini juga bisa dilakukan oleh kaum tertentu seperti rekan kerja sesamanya yang berlawanan jenis yang membuat seorang berpikir kotor dan melakukan tindakan tersebut.

Wanita memang senantiasa menjadi objek pelecehan para pria. Menurut survey hal ini lantaran untuk seorang yang beranjak dewasa mempunayi daya tarik khusus kepada pria. Dan para pria selalu terkenal dengan beragam cara serta modusnya untuk menipu seseorang untuk melancarkan aksinya.

Kasus ini di ambil dari kisah nyata yang berada di Kabupaten Kayong Utara. Dari liputan yang beredar. Seorang anak yang baru berajak dewasa (ABG) yang berinisial M (17 tahun), sudah setahun ini menjadi pelampiasan majikan lelakinya. Majikan yang memiliki toko sembako ini selalu melampiaskan hawa nafsu nya kepada sang asisten.

Korban mengaku jika majikan melalukan tindakan tersebut sejak bulan maret 2017 hingga April 2018. Hal ini menjadi beban untuk sang korban lantaran ancaman dari sang Majikan dan janji majikan kepada sang korban.

Akhirnya dengan keberanian sikap dari M yang melaporkan kepada kakaknya untuk memita bantuan, kasus ini segera berlanjut di tangan polisi. Setelah kejadian ini, korban yang bernama Bambang, pria yang berusia 54 tahun ini segera diproses polisi untuk diperoleh keterangannya.

Bambang ditangkap di Desa Riam Berasap Jaya, Kecamatan Sukadana, Polres Kayong Utara agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dengan adanya kejadian ini serta keberanian Melati, tersangka pun ditindak lanjuti polisi sesuai UU yang berlaku serta mengeluarkan UU Perlindungan Anak yang artinya melecehkan atau melakukan hubungan terlarang bersama anak dibawah umur.