Inspirasi Kisah Keluarga Yang Terpaksa Hidup di Mobil Selama Berbulan-bulan
Cerita Rakyat

Inspirasi Kisah Keluarga Yang Terpaksa Hidup di Mobil Selama Berbulan-bulan

Inspirasi Kisah Keluarga Yang Terpaksa Hidup di Mobil Selama Berbulan-bulan

Salah satu yang paling penting dalam kehidupan selain sandang, pangan, dan pakan tentunya dalah Rumah. Rumah itu, tempat berlindung yang mutlak dibutuhkan oleh tiap manusia. Apalagi, keluarga yang memiliki buah hati yang masih kecil. Bisa membayangkan jika seseorang tidak memiliki tempat tinggal sampai berbulan-bulan? Tentu sulit. Namun nyatanya, kasus tersebut benar-benar terjadi pada Faizal dan keluarganya.

Kisah sedihnya ini pertama kali dibagikan oleh seorang warga bernama Zack. Awalnya, Zack tanpa sengaja bertemu dengan Faizal di Area Rest and Service (R&R) di Sungai Buloh, Malaysia. Faizal saat itu mendatangi Zack hanya untuk meminjam kabel jumper untuk menghidupkan mobilnya. Saat Zack berniat membantu, betapa terkejutnya ia melihat mobil Faizal yang sudah terlihat seperti ‘rumah’ itu.

Bertahan Di Dalam Mobil Selama Dua Mobil

Dan akhirnya rasa penasaran Zack mulai muncul dan dia bertanya kepada Faizal beserta keluarga, kenapa bisa tinggal di dalam mobil. Menurut Faizal, dia sudah tinggal dalam mobil sekitar dua bulan. Dia telah kehilangan rumahnya, dan tidak sanggung menyewa rumah lain. Ia dan keluarga pun memutuskan tinggal dalam mobil yang bisa diparkir di pinggir jalan raya.

Tidak Ada Identitas

Ternyata setelah ditelusuri Faizal tifak memiliki identitas resmi. Ayahnya merupakan warga asli Malaysia, sementara ibunya orang Indonesia. Faizal mengaku dia lahir di rumahnya, di Selangor. Namun dia tidak bisa mendapatkan akte karena bidan yang membantu kelahirannya meninggal. Selain tak memiliki identitas, Faizal juga tak memiliki pendidikan yang cukup. Dia mengaku hanya sekolah hingga kelas 5 SD. Sementara istrinya juga menganggur setelah dipejat oleh bos-nya karena ketahuan hamil. Kondisi ekonomi keluarga Faizal pun makin memprihatinkan.

Bekerja Dengan Gaji Kecil

Profesi pekerjaan Faizal hanya seorang tukang cuci mobil yang mendapatkah upah sekitar 50 ringgit sehari atau di kalkulasikan 174 ribu. Dengan gaji tersebut, ada tuntutan yang harus ditanggungkan oleh Faial yaitu mencukupkan biaya istri dan ketiga anaknya. Anak sulungnya berusia 8 tahun, sementara anak kedua berusia lima tahun dan anak ketiga berusia dua tahun. Harusnya, Faizal memiliki seorang anak lagi yang berusia dua bulan bulan, namun karena masalah ekonomi yang menjeratnya, Faizal dan istri memutuskan untuk membiarkan orang lain mengasuh anak bungsunya.

Tidak Mau Merepotkan

Dengan kondisi gaji yang relatif kecil dan kebutuhan yang begitu besar , Faizal memiliki utang 100 ringgit, atau sekitar 350 ribu. Itu yang membuat dia sekeluarga terusir dari rumahnya. Tak tega melihat Faizal dan keluarga yang terlunta-lunta, Zack akhirnya membawa mereka ke hotel sementara waktu. Zack juga sempat bertanya, kenapa Faizal tidak meminta bantuan saja. Namun, Faizal mengaku tidak ingin merepotkan orang lain atas masalah yang menimpa keluarganya. Dia ingin bekerja keras, karena yakin Allah telah memberikan ujian yang harus dilalui.

Dari kisah Faizal, setidaknya kita bisa bercermin, bahwa selama ini kehidupan kita selama ini begitu banyak kenikmatan. Dari perjuangan Faizal pula, kita bisa belajar bahwa sesulit apa pun kondisi kita, tak perlu merepotkan orang lain.