Bulan Lahir Pahlawan Nasional Indonesia Hampir Semua di Bulan Juni
Inspirasi Dunia Tokoh Inspirasi

Bulan Lahir Pahlawan Nasional Indonesia Hampir Semua di Bulan Juni

Bulan Lahir Pahlawan Nasional Indonesia Hampir Semua di Bulan Juni

Bulan Juni pada tahun 2018 ini merupakan Bulan Berkah Ramadhan dimana semua umat muslim baru saja merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439H. Bulan Juni menjadi salah satu bulan yang istimewa karena pada tanggal 1 Juni sudah ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila dan menjadi hari libur Nasional.

Tidak hanya itu, dibulan Juni juga mmerupakan bulan istimewa bagi beberapa Tokoh Bangsa Indonesia. Menurut beberapa sumber, Orang yang lahir di bulan Juni dikenal sebagai seorang komunikator yang hebat.

Mereka dapat mengatasi setiap situasi dengan pidato mereka yang rapi. Keterampilan interpersonal yang mereka miliki juga membantu mereka meningkatkan karir.

  1. Soekarno, Presiden RI Pertama

Ir Soekarno lahir dengan nama Koesno Sosrodihardjo, di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 6 Juni 1901.

Soekarno adalah Presiden Indonesia petama yang menjabat pada periode 1945-1966 dan dikenal sebagai ‘Proklamator Kemerdekaan Indonesia’ bersama Mohammad Hatta. Ayah dari Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri itu meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 saat berusia 69 tahun.

  1. Soeharto, Presiden RI ke-2

Soerharto menjadi Presiden Indonesia yang menjabat paling lama, yakni dari tahun 1968-1998. Soeharto meninggal di Jakarta, 27 Januari 2008 pada usia 86 tahun.

  1. Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Presiden RI ke-3

BJ Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada tanggal 25 Juni 1936. Habibie merupakan Presiden ke-3 yang menggantikan Soeharto karena mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998.

Beliau menjabat selama 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden.BJ Habibir dikenal sebagai orang hebat karena telah berhasil membuat pesawat terbang.

  1. Joko Widodo (Jokowi), Presiden Ri ke-7

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 21 Juni 1961. Jokowi merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014. Sebelumnya, Jokowi juga terpilih sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

  1. Pattimura

Thomas Matulessy atau Pattimura lahir di Maluku pada 8 Juni 1783. Nama Pattimura mulai dikenal sejak memimpin perang di Maluku. Pattimura meninggal dunia pada 16 Desember 1817 setelah ditangkap Belanda dan dihukum gantung.

  1. Jenderal Ahmad Yani

Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani lahir di Purworejo, Jawa Tengah, 19 Juni 1922 dan meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun.

Beliau adalah komandan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, dan dibunuh oleh anggota Gerakan 30 September saat mencoba untuk menculik dia dari rumahnya.

  1. Mayor Jenderal DI Panjaitan

Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan lahir di Balige, Sumatera Utara, 19 Juni 1925 dan meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 40 tahun.

Almarhum adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Selama menjadi jenderal, dia menjabat sebagai asisten ke IV dari panglima/menteri Angkatan Darat. Salah satu prestasinya adalah berhasil membongkar senjata rahasia dari pemerintah Tiongkok.

  1. Letnan Jenderal Raden Suprapto

Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, 20 Juni 1920 dan meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, pada tanggal 1 Oktober 1965 (umur 45 tahun).

Almarhum adalah seorang pahlawan nasional Indonesia dan menjadi salah satu korban dalam G30S/PKI. Di awal kemerdekaan, Suprapto merupakan salah seorang yang turut serta berjuang dan berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Cilacap. Selepas itu, Suprapto kemudian masuk menjadi anggota Tentara Keamanan Rakyat di Purwokerto.

  1. Tan Malaka

Tan Malaka atau Ibrahim gelar Datuk Sutan Malaka lahir di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, 2 Juni 1897 dan meninggal di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur, 21 Februari 1949 pada umur 51 tahun. Tan Malaka diangkat sebagai pahlawan berdasarkan keputusan presiden pada tahun 1963.

  1. Supeno

Soepeno lahir di Kota Pekalongan, 12 Juni 1916 dan meninggal di Ganter, Ngliman, Sawahan, Nganjuk, 24 Februari 1949 pada umur 32 tahun. Ia adalah Menteri Pembangunan dan Pemuda pada Kabinet Hatta I dan juga tokoh pemuda pada saat Pergerakan Nasional.

Dia gugur saat mengikuti gerilya di Desa Ganter, Nganjuk, Jawa Timur. Supeno diangkat sebagai pahlawan nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No. 039/TK/Th. 1970 tgl. 13 Juli 1970.